Monday, February 02, 2009

sincia di china

Imlek atau Sincia 

Imlek = yin li = lunar calendar = penanggalan menurut peredaran bulan.

Kalo ada yang mengucapkan “Selamat Imlek” … sebenarnya yg lebih baku adalah Selamat Tahun Baru Imlek.

Sincia = kurang lebih maksudnya tahun baru. Jadi Selamat Sincia juga boleh.

 

Xin nian hao atau Gongxi Fa cai

Gongxi = kiong hi = congratulate   (baca: kong si)

Fa cai = tambah makmur, dapat rejeki (baca: fa chai)

Xin nian = tahun baru   (baca: xin nien)

Hao = baik

Kuai le = happy, bahagia  (baca: kuai le)

Xin nian hao = selamat tahun baru  (ini sekarang yg paling banyak dipakai di china).

Xin nian kuai le = selamat tahun baru

 

Sepasang ikan

= ikan = surplus (tulisan kanjinya beda, nada pengucapan sama)

nian nian you yu = tiap tahun ada surplus.

 

Hongbao atau angpao

Hongbao = angpao = ampao = bungkusan/kantong merah.  (bao dibaca pao).

Kalo di indo, biasanya yang sudah menikah bagi-bagi ampao, anak2 dan yang belum menikah, even dah berpenghasilan sendiri, masih sah saja untuk terima angpao.

Beberapa tahun lalu, baru tahu dari sodara .. ‘katanya’ kalo buat yang single, bila mengumpulkan lebih dari 10 ampao dalam 1 kali tahun baru, bisa lebih enteng jodoh. Heheehe… ini katanya lho!

Kalo di china sini, mertua masih bagi ampao ke anak dan mantu plus cucu.

Kalo di indo, tamu-tamu yang berkunjung dan bawa anak kecil, biasanya si anak kecil juga kebagian ampao. Nilainya biasanya gak terlalu besar. Paling Rp 8000 sampai Rp 20,000. soalnya di indo kan boleh banyak anak. Kalo nilai ampaonya gede, satu tamu bawa 3 sampai 4 anak, wah…bisa bangkrut .. hahahaha!

Kalo di China, biasanya nilai ampaonya gedean dikit, bisa 50-200 yuan (Rp 50,000 ~ Rp 200,000 atau lebih). Soalnya di China, rata2 orang cuma punya 1 atau 2 anak. Jadi yang namanya ponakan/sodara sepupu, udah gak seabrek-abrek macam kalo di indo. Ponakanku langsung di sini cuma semata wayang, yah si Smarty. Kalo di indo, punya 4 ponakan langsung dan 1 “ponakan-on-the-way”, dan estimasi masih ada 2 atau 3 calon ponakan langsung di beberapa tahun mendatang. Ponakan tak langsung, wah .. tak terhitung lagi! huehehehe! 

 

Mudik

Di china, makin banyak orang kampung, kaum petani yang merantau ke kota-kota lain menjadi buruh pabrik atau buruh bangunan (efek industrialisasi). Jadi mudik kala sincia gak ada bedanya dengan fenomena mudik kala lebaran di indonesia.

Pemerintah China bener-bener berupaya keras menertibkan dan menyamankan para pemudik. gak hanya sarana transportasinya, tetapi juga infrastruktur pendukungnya. Yang jelas menurutku, lebih tertib, lebih nyaman, lebih teratur dibandingkan kalo mudik di indo. Apalagi fasilitas transportasi yang namanya kereta api di sini sudah jauh lebih maju, lebih aman daripada kereta api di indonesia. Dan yang lebih mengampangkan karena China merupakan daratan luas, bukan negara kepulauan seperti indonesia

Di China sinilah, tahun 2001, pertama kali aku ngalami naik kereta bertempat tidur 3 tingkat.  di samping itu, dilengkapi fasilitas air panas untuk minum atau membuat pop-mie, ada toilet dan wastafel untuk sikat gigi dan membasuh wajah. 

jadi ingat pengalaman kala kere dulu (baru lulus kuliah). naik kereta ekonomi ke surabaya, ceritanya mau naik gunung semeru. weleh .. duduk terus sepanjang perjalanan! terus pulangnya bareng arus balik mudik, naiknya kereta super ekonomi yang listriknya dipadamkan. penerangannya dengan lilin (!) minta ampyuuunnn deh!!!! 

Selama 5 tahun di china, tak pernah sekalipun mendengar berita kereta api tabrakan di china. Bandingkan selama 10 tahun tinggal di depok, 1 kali melihat kereta api sehabis tabrakan (persis di belakang kostku). 1 kali mendengar ada kereta api tabrakan, juga gak jauh dari kostku, dan ntah berapa kali mendengar kereta api tabrakan di pulau jawa. Dan 5 tahun tinggal di china, juga udah ntah berapa kali mendengar berita kapal tenggelam karena melewati kapasitas muatnya atau pesawat jatuh di indonesia. Walaah … ! kapan yah keamanan sarana transportasi rakyat lebih diperhatikan? 

 

Makan bersama lunar new year’s eve

Sa-cap-me (dialek tiociu/hokkian) malam tgl 30. ji-kao-me = malam tgl 29

sudah merupakan tradisi turun temurun bagi suatu keluarga untuk makan bersama kala sa-cap-me. Tentunya dengan masakan yang lebih mewah dari keseharian. Hal ini masih dilakukan mayoritas keluarga chinese di indo; biasanya anak, mantu, cucu kumpul bersama orang tua untuk makan bersama (bila waktu dan jarak memungkinkan).

Di china sini, makan bersama bisa dilakukan malam hari bisa juga siang hari.

Seperti mamanya Smarty, siangnya makan bersama keluarga ibu-bapaknya. Malamnya, makan bersama mertua (di tempatku).

Di Chinese, masakan yang biasanya selalu dihidangkan, bakso mie-daging, bakso ketan-daging, ikan, ayam dan kuahnya, pangsit kulit telur isi daging, sohun, dan pelengkap lainnya.

Bakso = yuan = bulat, utuh. Dengan pengharapan keluarga selalu utuh dan bersatu.

Sohun = melambangkan panjang umur dan diberi kesehatan.

Ikan = yu = melambangkan surplus/berlebih = dengan harapan selalu diberi rejeki berlebih.

Sehabis makan malam, tiap orang, termasuk krucil, dalam mangkoknya kudu menyisakan sedikit nasi, ikan, bakso, dan sohun.

 

Mercon dan kembang api

Jaman dulu bunyi mercon dipercaya bisa mengusir roh-roh jahat. Kalo ada event khusus, orang Chinese suka memasang mercon. Bahkan, ketika ada orang meninggal, juga pasang mercon. Jadi kalo subuh-subuh jam 3 pagi tiba-tiba terdengar mercon, biasanya langsung kepikiran oh .. di komplek ada yang baru meninggal.

Kalo tahun baru, pas mau makan bersama, pasang mercon. Malam jam 12 memasuki tahun baru, pasang mercon. Besoknya pagi-pagi, pasang mercon lagi.

Di sela-selanya biasanya gak berhenti-henti terdengar bunyi mercon dan dentuman kembang api, bahkan bisa dari malam tahun baru sampai subuh masih terdengar.  

 

picture sources: xinhua, http://liaoning.nen.com.cn/77993857316290560/20070226/803959.jpg

  

Silaturahmi

Gaya silaturahmi kala sincia baik di indo, Malaysia maupun Singapura memang cenderung serupa. Kalo di China, gaya silaturahmi lebih mirip acara buka puasa bersama (tapi ditambah dengan minuman beralkohol yang haram buat kaum muslim). Intinya makan dan minum! Jadi kalo mau silaturahmi, biasanya janjian dengan keluarga lain yang masih ada ikatan kekerabatan dekat. Supaya tuan rumah gak usah masak berulang2 tiap ada tamu datang.

buat yang malas masak, bisa langsung booking dan menjamu tamu di restoran.

Intinya lebih capek dan lebih membosankan dibandingkan kalo silaturahmi kala sincia di indo. Apalagi dari keluarga satu ke keluarga lain, makanannya 90% sama dengan makanan kala makan-malam-new year’s eve.


Makanan dan minuman pelengkap

Di luar acara makan-minum, tuan rumah pasti menyajikan kuaci (beraneka ragam bentuk dan rasa) dan rokok (!). Dilengkapi dengan permen atau manisan buah. Minumnya semua bakal menyajikan teh hijau dengan menggunakan cangkir kertas.

 

Main kartu dan mahjong

Setelah makan-minum, acara silaturahmi biasanya seringkali diramaikan dg acara main kartu atau mahjong, dan biasanya disertai juga dengan taruhan (alias judi), sambil makan kuaci, atau merokok. 

8 comments:

Lily said...

GONG XI, GONG XI...

Duh yang habis mudik Imlek,,, seru ya kumpul2 keluarga semua..
Gimana si Crystal ama Angie panen ampao donk...hehehe.

yossy hamdan said...

GONG XI FAT CHAI yen...

Semoga MenHub Indo baca nih, biar ada perbaikan transportasi di indonesia..

Ngomong2 kalo minum pake cangkir kertas apa gak rembes tuh..

Yenni said...

Gong Xi Fa Chai, Xin Nian Cin Bu, Wan Se Ru Yi *ga tahu bener ga phin yin-nya, hehe...pokoknya nada2nya begitulah kalo diucapin*

Ternyata makanan sa-cap-meh di indo ama di china agak beda yah. Di Medan sini setahu gw yang selalu disediain ama orang2 tua yang masih kolot : mie sebagai lambang panjang umur, ikan maknanya seperti yang lu tulis. Menu lain terserah deh. Oya, kalo nai2 gw dulu selalu pake pek-cam-ke utuh 1 ekor, lengkap ama jeroannya.

Kalo disini pas tahun barunya cuman nyuguhin minuman ringan dan kue2 kering yah, disana ternyata repot banget musti "open house", hehehe....kenyang banget dong kalo bertamunya ke banyak rumah.

Kevin Lau said...

Hallo yen ..baru balik dari mudik ya...masih kung hei ya......

iya soal kecelakaan transportasi di indo tak pernah ada perbaikan, kalau di HK boleh terjadi sekali, tapi tak akan terulang kedua kali,karna belajar dari pengalaman, tapi di indo, setiap kali terjadi pasti pada kasus yg sama, bosan deh...

gimana Crystal dan Angie dpt ampau
banyak sin cia ini hehe........

di China nilai ampaunya lumayan gede juga ya...kalau di sini rata2 $20

terus kalau lagi bertamu, ketemu sama keluarga lain yg datang bawa anak mau gak mau juga mesti kasih nih...1 anak dtp 2, 4 orang mesti sedia 8 ampau, bisa bangkrut ya.

Ninis said...

WOW!
Serasa jalan2 di China nihhh :)
Lengkap banget deskripsinya *two thumbs*
Thanks for sharing information yaaa..

Michael, Ryan , Emily's Mommy said...

penulisannya yang benar di sambung ya yen antara GONG and XI jadinya GONGXI FAT CAI..atau mana yang benar? soalnya waktu aku di singapore mereka nulis GONGXI FAT CAI, tapi ada yang nulis GONG XI FAT CAI.. ,

Jeruk juga salah satu makanan utama nggak? yang manis manis biar hidup selalu manis.gitu maksudnya )
Ya deh ,. makasih semoga hidup kita selalu dalam lindungan Tuhan dan selalu manis manis..kalau ada asamnya ya jangan lama lama gitu..hehhe
Selamat tahun baru Imlek ya

elly.s said...

met sincia sist..
seru juga ya...

baru tahu dengen jelas sekarang acar2 sputar sincia...

bebek said...

mau liat dong yen, kereta di cina nyang ada tempat tidurna ituhhh....